Tentang Kami

Sekolah Nasional Tiga Bahasa Budi Utama didirikan pada 17 Desember 2006 oleh  Bapak Djawadi selaku Founding Father, dibantu beberapa tokoh masyarakat Yogyakarta. Sejak awal berdiri, Sekolah Nasional  Tiga Bahasa Budi Utama  berlokasi di Jalan Wijaya Kusuma 121 B, Kutu Dukuh, Sinduadi, Mlati, Sleman. Diawali dengan bangunan untuk operasional kegiatan di KB dan TK kemudian disusul dengan dibangunnya  gedung SD yang mulai beroperasional pada tahun ajaran 2008/2009. Hingga saat ini, Budi utama memiliki tiga kompleks kampus. Kampus I seluas 8000 m2, Kampus II seluas 6000 m2, dan Kampus III seluas 5000 m2. Dengan visi awal: mengabdi melalui  dunia pendidikan untuk mengembangkan  potensi dan  karakter siswa secara terpadu; dan misi awal: mewujudkan secara seimbang peserta didik yang cerdas secara akademik dan sosial emosional, sehat jasmani dan rohani,  dan berbudi pekerti luhur, serta mengenal budaya bangsa yang berlandaskan kepercayaan dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekolah Budi Utama menjalankan aktivitasnya. Pada tahun 2012, Yayasan bersama seluruh staf merumuskan kembali visi dan misi sekolah.

Berita dan Kegiatan

Fasilitas

Prestasi

Internal Competition Basketball DBL Academy Jogja...
Fri, 18 June 2021

Fabio Jordan Lie Primary 4 3rd Place Rookie Intermediate Event : Internal Competition Basketball DBL Academy Jogja 2021 When : 25-27 Feb 2021 Peserta kegitaan ini sekitar 40an dari beberapa negar...

Career Opportunities

Our Team of educators come from all corners of the globe. We come together around a shared purpose, to educate for sustainability, and around a shared love for learning and for children. Teachers are our most precious resource and we empower and trust them to bring their passion, individual talent and creativity to education. We are offering the opportunity to work alongside a team of gifted educators, to be immersedin a community of learners and to contribute and learn from one of the world's most unique school.

Go to Career page

Student Guardian Testimony

The following are some representatives of student guardians who commented