Lomba Hanyuqiao (Chinese Bridge) 2019 kembali diselenggarakan. Yogyakarta telah memulainya dengan mengadakan lomba pada 10 Februari 2019 lalu di Hartono Mall Yogyakarta. Lomba Hanyuqiao adalah lomba bahasa Mandarin yang terdiri dari lomba penampilan seni budaya, pidato dan tanya jawab. Lomba tingkat SMA/ SMK kali ini diikuti oleh 17 orang peserta, dan SMA Budi Utama mengirimkan 7 orang peserta untuk berpartisipasi dalam lomba.
7 siswa ini terdiri dari Calista Belinda, Zefanya Adelia Sidharta, Steven Adi, Luna Chantiaya, Clarissa Audrina dan Hosea Glory. Mereka adalah siswa kelas X SMA Budi Utama. Persiapan dan latihan yang intensif dilakukan oleh para siswa dibawah bimbingan para guru pengajar bahasa Mandarin Sekolah Budi Utama.
Para siswa mengikuti proses seleksi dan wawancara agar para pelatih memahami kemampuan para siswa. Pidato yang mengambil tema “Dengan Belajar Bahasa Mandarin, Temanku Tersebar di Seluruh Penjuru Dunia” yang mereka sampaikan adalah cerita tentang diri mereka sendiri, pengalaman pribadi mereka. Para siswa dengan penuh percaya diri, menampilkan kemampuan bakat seni yang hebat di bidang bahasa (sajak dan puisi), wushu, gambar, menyanyi, menari. Disesi tanya jawab, para siswa dengan penuh percaya diri menjawab pertanyaan dengan benar. Ini semua tidak lepas dari bimbingan intensif para guru mandarin dan usaha keras para siswa.
Hingga tiba saat pengumuman, akhirnya usah dan kerja keras para siswa membuahkan hasil yang menggembirakan. Ke-7 siswa SMA Budi Utama semuanya meraih kejuaraandengan hasil pemenang Juara 1 (Calista Belinda), Juara Favorite (Zefanya Adelia S.), Juara 2 (Giovanny C.), Juara 3 (Steven Adi), Juara Pidato terbaik (Luna C.), Juara Penampilan I (Clarissa A.) dan Juara Penampilan III (Hosea G). Juara 1, 2, dan Favorite akan menjadi wakil Yogyakarta di lomba Hanyuqiao tingkat Nasional di bulan Mei 2019 nanti. Guru dan para siswa akan mempersiapkan lebih intensif dan maksimal untuk menghadapi lomba nasional nanti.